Posts

Showing posts with the label Anekdot para Masyayikh

CANDAAN PENUH HIKMAH SYAIKHINA MAEMOEN ZUBEIR, SARANG.

Image
CANDAAN PENUH HIKMAH DARI SYAIKHINA  MAEMOEN ZUBEIR, SARANG. Kisah ini saya terima dari Gus Idris Djamaluddin ( putra dari Syaikhina Al-Mursyid Mbah Kyai Djamaluddin Ahmad, TambakBeras ) ketika saya masih duduk dibangku sekolah SP, tahun 1999. Beliau bercerita ketika tabarrukan di pesantren Al-Anwar asuhan Syaikhina Maemoen Zubeir, bahwa penyamaran Gus Idris bersama temannya diketahui oleh Mbah Moen ( panggilan akrab beliau dikalangan santri ). Suatu hari beliau berdua dipanggil Mbah Moen yang hendak mengajaknya makan bersama didalam rumahnya, dengan satu loyang penuh lauk dan sayur mereka bertiga pun menyantap makanan itu bersama-sama. Ditengah moment itu Mbah Moen berhenti makan dan berkata pada keduanya, " Sudah Gus, silahkan lanjutkan makannya,..dihabiskan lho ya ", kata beliau. Keduanya pun kaget, karena makanan di nampan itu masih banyak sekali, dan salah satu dari mereka nyelethuk, " Maaf Kyai, tapi ini masih banyak sekali makanannya ". Mbah Moen lalu terseny...

ANEKDOT PENUH HIKMAH

Image
Anekdot dan Hikmah dari Guru-Guru kami Tercinta . @ Al-Mursyid Al Hafidz Al Waro' Syaikhina Al Bazzi Nawawi Trowulan. Dalam kesempatan pengajian rutin Tafsir Jalalain ba'da Maghrib, pernah mengatakan kepada kami ; " Sinau o sing temenan. sebab pirang-pirang anak e macan dadi kucing kerono kurang temenan olehe sinau "  ( Belajarlah dengan sungguh-sungguh, sebab berapa banyak keturunan Ulama yang menjadi seperti halnya orang biasa /awam, oleh karena kurangnya  keseriusan dalam belajar ). " Dadi wong Quran iku kudu gelem soro. Mulango..senajan muridmu mung siji tetep wulangen..cukup, cukup..ojo wedi gak iso mangan, selagi cangkem iki isih suwek..mangan, mangan, dikersakno dadi opo wae, sempatno waktu gawe mulang Quran ".  ( Jadi seorang Hafidz itu harus mau bekerja keras. Mengajarlah...meskipun dengan satu murid, pasti Alloh mencukupimu. Jangan takut ndak bisa makan, selagi mulut ini masih robek ( terbuka ) pasti makan. Ditakdirkan jadi apapun sempatkan waktu u...